Selain menjadi bumbu dapur yang menyedapkan masakan, bawang putih tenryata menyimpan beragam manfaat untuk kesehatan. Banyak vitamin, mineral dan enzim yang dibutuhkan tubuh setiap hari berasal dari umbi ini.

Dilansir dari Natural Health Magazine, bawang putih dapat mengalahkan setiap jenis infeksi berkat sifat antibakterinya yang kuat.

 Google

Makanan yang masuk dalam golongan sayuran ini juga memiliki sifat antioksidan yang bisa melawan dan mencegah berbagai jenis kanker. Selain itu, bawang putih adalah antikoagulan (anti penggumpal) yang dapat mencegah pembekuan darah.

Hey bung, kamu hendak mandi? Siapkan Tandon Air yang bagus ya. Jangan lupa gunakan juga semua jenis pipa dan pralon yang mendukung seperti Pipa PVC kemudian untuk Wastafel Cuci Piring nya didukung untuk cuci piring ya. Cek juga atap rumah kamu, pastikan Plafon Gypsum dan Plafon PVC sudah diganti biar gak bocor. Semua dari itu harus di dukung oleh Stop Kontak yang memadahi agar tidak terjadi konsleting.

Bawang putih dapat mengobati masalah pencernaan seperti kembung dan maag. Serta mengatur kadar kolesterol dan juga meredakan pilek dan flu.

Bawang putih juga merupakan bahan penyusun obat alami. Obat menakjubkan berbahan bawang putih tersebut akan membersihkan tubuh dari racun dan membantu mengatasi segala jenis masalah kesehatan.

Meski banyak khasiatnya, bukan berarti seseorang makan satu siung bawang putih. Untuk melakukan pencegahan berbagai penyakit cukup campurkan dalam masakan.

Cara itu dilakukan karena tubuh tidak dapat mencerna bawang putih dalam jumlah besar.
Namun, untuk jika kamu ingin membuat obat alami berbahan bawang putih itu caranya cukup mudah. Pertama, potong beberapa siung bawah putih, kemudian tambahkan satu sendok teh air dan jeruk lemon ke dalamnya. Setelah itu makan campuran tersebut.

Ulangi proses ini setiap hari ditambah dengan minum banyak air putih. Niscaya racun-racun dalam tubuh akan luruh dan berbagai masalah kesehatan akan teratasi dengan mudah.

Namun sangat dilarang untuk mengonsumsi bawang putih bersama dengan obat antikoagulan karena hanya akan meningkatkan risiko kehilangan banyak darah.

Back to home page